[Movie Review] Mortal Engines

Siapa sih yang nggak merasa kangen dengan film fantasi ala The Lord Of The Rings dan The Hobbits, yang bisa membuat kita melupakan sejenak dunia nyata dan merasakan sensasi dunia baru yang ditawarkan oleh sebuah film fantasi fiksi. Kenapa saya sebut kedua film tersebut karena orang di belakang layar film Mortal Engines ini ada Peter Jackson, yang walaupun di film ini bukan dia sutradaranya, tetapi saya yakin pasti dia memiliki peran yang sangat penting dari film ini.

Mortal Engines

Mortal Engines disutradarai oleh Christian River, yang mana saya juga baru dengar hehe. Jadi seperti karya sukses Peter Jackson di film The Lord Of The Rings yang merupakan adaptasi dari novel, film ini juga merupakan hasil adaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Philip Reeve, aduh jadi mau nyari bukunya juga deh.

Pertama melihat trailer nya, saya berfikir sedikit mirip dengan Max Mad Furry Road, ternyata saya salah, film ini fantasinya lebih kelewatan gila, dan saya suka. Karakter utama bernama Hester Shaw (Hera Hilmar) dan doi cantiknya khas britania raya, plus aksenya makin membuat saya jatuh hati. Hester Shaw memiliki keinginan untuk melakukan balas dendam kepada orang membunuh ibu nya, dan ternyata perjalanan balas dendamnya menuntun dia kepada suatu rahasia besar yang di rahasiakan ibunya.

Mortal Engines mengisahkan sebuah masa setelah dunia mengalami kehancuran akibat perbuatan manusia sendiri, dan akibat hancurnya peradaban itu manusia hidup di sebuah kota yang bisa berpindah-pindah, dengan kata lain manusia seperti hidup di sebuah karavan super besar yang didalamnya sama seperti kota pada umumnya, lucu ya idenya. Tetapi kota-kota kecil di dunia daratan harus selalu menghindar dari kejaran kendaraan kota besar yang selalu memburunya karena ingin merampas bahan bakar untuk mengoperasikan kotanya.

Ketika menonton film ini saya sempat teringat film Kevin Costner yang judulnya Water World, karena sensasi yang di timbulkan film Mortal Engines sedikit sama, di mana saya dapat melihat ketika manusia bertahan hidup di dunia yang tidak terbayangkan di otak saya sebelumnya, dan ternyata semua itu unik dan seru.

Mini Review

Saya termasuk yang cinta film-film fantasi fiksi, karena bisa menyegarkan kepala saya dari rutinitas dunia nyata. Jadi apabila kalian tertarik memasuki dunia yang baru dan tidak terbayangkan sama sekali, film ini menawarkan petualangan yang seru dengan cerita yang simpel. Saya jamin kalian akan selalu terkesima dengan imajinasi cerita film ini, dan bagi saya film ini merupakan oase untuk otak saya dan sangat menyegarkan. Suka suka suka pokoke, kalian jangan lupa nonton ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s