[Movie Review] Searching

~Jumpa lagi….jumpa chandra kembali
ya disini..ciLukbaa..kita bertemu lagi
suka ria nyanyi bersama-sama
yuk semua gembira bersama ~

Yuhu review kali ini mari kita buka dengan tembang lagu cilik dari Maissy, kerena apa? Karena sudah cukup lama kita tidak jumpa, bahasa kerennya ‘hiatus’, dikarenakan tuntutan berbagai kewajiban di tempat saya bernaung dalam mencari sesuap rezeki, entah sudah berapa banyak film yang saya lewatkan, terakhir menonton Christopher Robin bersama krucils, itu pun belum sempat untuk nulis reviewnya.

Sebenarnya saya sangat ingin menonton Searching sejak pertama tayang, tetapi apa daya kasih tak sampai, outing kantor tidak mengizinkan saya untuk menonton film ini minggu lalu, sebenarnya sempat agak pesimis menonton hari ini takut sudah turun layar, karena film ini sudah tayang cukup lama sejak seminggu lalu, tetapi ternyata masih ada studio sebelum semua layar digulung sama film horor lokal maupun interlokal.

Film ini sangat santer gaungnya dipara netizen, dan bahkan teman saya sampai chat agar jangan kelewat nonton film Searching, kesan yang diberikan oleh netizen hampir sama semua yaitu terkesima dengan plot cerita dan bagaimana film di kemas dengan simple tetapi tidak murahan, karena apabila dibandingkan ukuran film hollywood, film ini termasuk dengan biaya yang jauh lebih murah, tetapi Searching menawarkan sesuatu yang sangat lain, bahkan intro dengan tampilan masuk ke login Windows XP membuat saya nostalgia dengan masa kuliah.

Searching

Plot utama Searching cukup sederhana yaitu pencarian ayah bernama David Kim yang kehilangan putri semata wayangnya tanpa sebab dan alasan yang jelas. Sebagai orang tua tunggal, doi sangat panik ketika putrinya tidak bisa dihubungi dan menghilang tanpa kabar, karena ia merasa sangat mengenal putrinya, dan tidak mungkin putrinya terlibat hal-hal negatif. Sekali lagi yah saya ingatkan, ada bagian-bagian tertentu kehidupan anak anda yang pasti tidak di ketahui oleh anda sebagai orang tua. Dan itulah yang terjadi pada David, dia baru mengenal lagi kehidupan putrinya ketika dia mulai menyelidiki laptop pribadi putrinya dan melihat semua account medsosnya, dan sekali lagi, doi sebagai ayah sangat terkejut dengan kesedihan putrinya sepeninggal ibu tercinta.

Sejak sehari putrinya tidak kembali itu lah, pencarian putrinya dimulai dengan di bantu seorang diktektif wanita Rosemary Vick, dan mulai menelusuri jejak Margot. Yang saya sangat suka adalah bagaimana film ini di kemas melalui kekuatan teknologi smartphone, seperti Facetime, Vid Call, dan kebanyakan shootnya hanya di depan laptop, tetapi semuanya sangat intens dan memompa adrenalin, akting Jon Cho sangat sangat impresif, dan cerita yang coba di jual sangat menarik terlebih plot twistnya, sangat suka.

Mini review

Sebenarnya ketika dari awal ketika mengetahui film ini tentang thriller ayah yang sedang mencari putrinya yang hilang, saya sempat curiga apakah formulanya akan berbeda dengan serial Safe yang sudah saya tonton dan review, saya sangat berharap film Searching berbeda, tetapi menjelang pertengahan investigasi, kok makin lama makin mirip dengan Safe dan plot twist yang sebenarnya sangat bagus jadi biasa saja bagi saya, karena sangat mirip plot ceritanya dengan serial Safe dan saya sudah dapat menduga siapa pelakunya, dan sepanjang film saya merasa dejavu.

Mungkin apabila saya belum menonton serial Safe, di saat film selesai saya akan bertepuk tangan yang keras, karena memang endingnya klimaks sekali dan sangat tidak terduga. Jadi kalian yang belum menonton serial Safe dan ingin menonton Searching, segeralah tunaikan karena filmnya sangat bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s