[Movie Review] Ant-Man And The Wasp

Si semut-semut kecil kembali lagi nih untuk menghibur kalian yang sedang dirundung kelelahan, yup Ant-Man kembali setelah menjadi pergunjingan dunia Marvel karena tidak muncul di film Infinity War, kok si semut ngga diajak main melawan Pak Thanos, padahal kemampuannya pasti sangat berguna untuk ngelitikin kupingnya.

Kita mundur sejenak sedikit yah, masih ingat kan ketika Ant-Man membantu si Cap pada film Civil War? nah dia ternyata ketangkep (saya si sudah lupa), dan disini dia menjadi tahanan rumah karena ulahnya tersebut dan tentunya membuat marah si cantik Hope dan ayahnya Dr Pym. Sebelum menonton film ini saya sebenarnya tidak terlalu berekspetasi banyak tentang Ant-Man karena ya memang secara kemampuannya tidak seperti superhero Marvel lainnya yang mempunyai kekuatan super maha dahsyat, dia hanya bisa mengecil, membesar, mengecil, membesar, dejavu mirip seperti apa yah?Lupakan.

Ant-Man And The Wasp

Spoiler Alert!

Mohon segera tinggalkan tulisan ini bagi yang tidak ingin mendengar kisi-kisinya.

Scott sang Ant-Man di film yang terdahulu kan pernah masuk ke quantum dengan bentuk sub atom ke tempat nyokapnya si Hope yang hilang dan tersasar, dan tidak di ketahui keberadaannya hidup atau sudah mati. Setelah kejadian itu Scott mengalami mimpi bertemu dengan nyokapnya Hope atau dengan kata lain istrinya Dr Pym, nah mimpi yang menghampiri Scott tersebut ternyata di barengi dengan usaha Hope dan ayahnya menjalankan mesin quantum untuk dapat terhubung dengan dunia di mana nyokap si Hope menghilang 30 tahun yang lalu.

Tetapi tentu saja setiap usaha pencarian tidak mungkin tidak ada gangguan dari karakter jahat, nah yang lucu ternyata ada karakter yang memiliki kemampuan menghilang dan seperti hologram bernama Ava atau sering di sebut Ghost karena seringa muncul tiba-tiba, dan menghilang juga dengam tiba-tiba, seperti apa yah? Lupakan. Dan satu lagi gangguan nya adalah mafia pasar gelap yang menyuplai barang-barang teknologi ke Dr Pym untuk menjalankan rencananya, dia menginginkan teknologi yang dimiliki oleh Dr Pym untuk kepentingan bisnis. Jadi keadaan semakin ricuh dan seru untuk Ant-Man And The Wasp.

Segitu aja yah bocorannya, sayang banget soalnya misalkan kalian hanya sekedar membacanya disini tanpa menontonnya, karena keren sekali filmnya, saya jamin otot-otot rahang kalian yang tegang akan mengendur dan santai kaya di pantai karena terus menerus tertawa.

Mini Review

Jadi setelah keluar bioskop semua prasangka saya tentang film ini yang biasa-biasa saja berubah sejak scene awal, jokes-jokes nya sangat sopan dan lucu, sensasinya sama seperti menonton film Deadpool tetapi versi yang bisa di nikmati oleh seluruh anggota keluarga, saya sampai tertawa terbahak-bahak sepanjang film, dan terus menerus berkata ‘Bangke nih film’, kok Ant-Man yang kedua jadi seru begini.

Entah kenapa saya merasa formula yang di terapkan di film ini kurang lebih sama dengan film Deadpool, hanya saja film seperti sengaja disiapkan agar dapat dinikmati oleh semua kalangan umur tanpa terkecuali, kecuali dia masih menyusui yah, alias bayik. Karena sangat banyak sekali jokesnya dan penempatannya sangat pas, jadi tidak terkesan berlebihan.

Dan tentang semua pertanyaan tentang tidak hadirnya Ant-Man melawan Pak Thanos, ada di credit scene, jadi jangan dahulu bergegas meninggalkan bioskop yah, dan satu lagi pesan saya, jangan lupa #buangdiluar bungkus sampah bagi yang membeli makanan atau jangan membeli makanan sekalian seperti saya karena irit bin kere.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s