[Book Review] Career Of Evil By Roberth Galbraith

Salam hangat dunia!

Kesempatan kali ini saya ingin mengulas novel tentang ditektif partikelir Cormoran Strike berjudul Career Of Evil karya Roberth Galbraith a.k.a J.K. Rowling, sebelum novel ini Roberth Galbraith sudah mengeluarkan dua novel dan sudah di adaptasi menjadi serial oleh BBC One, saya juga sudah membahas untuk serialnya di blog saya, yang pertama The Cuckoo’s Calling dan The Silkworm.

Setelah membaca Career Of Evil, karakter Cormoran Strike menjadi ditektif favorit saya untuk saat ini, berbeda dengan ditektif yang lain seperti Sherlock Holmes atau Poirot, Strike dengan ciri khas kakinya yang hanya satu dan kehidupannya yang sangat santai dan cuek, tetapi memiliki ketelitian dan kemampuan yang sangat luar biasa dalam investigasi, dan satu lagi yang membuat saya betah selama membaca yaitu cara penanganan kasusnya lebih realistis jika dibandingkan dengan karakter ditektif fiksi yang lain, yang menurut saya terlalu superior dalam memecahkan kasus.

Career Of Evil By Robert Galbraith

Sebuah paket misterius yang berisi tungkai wanita dan ditujukan kepada sekertaris Cormoran Strike, telah membuat suatu kasus baru yang terhubung dengan masa lalu Strike dan banyak sekali rahasia-rahasia lama yang terkuak termasuk alasan kenapa Robin Ellacot tidak menyelesaikan kuliahnya.

Setelah kesuksesan dua kasus sebelumnya yang secara mengejutkan melambungkan nama Cormoran Strike ke udara karena sangat menarik perhatian media, bersama sekertarisnya Robin Ellacot yang secara perlahan mulai di anggap partner oleh Strike berkat kontribusi nya dalam memecahkan dua kasus sebelumnya. Tetapi semua cerita manis tersebut tiba-tiba menjadi runtuh seketika ketika ada kiriman paket yang ditujukan untuk Robin dan ternyata merupakan salah satu potongan tungkai wanita, yang sontak membuat Robin kaget dan mual. Di setiap keberhasilan seseorang selalu saja muncul orang-orang yang cemburu dan membencinya, itu sudah pasti terlebih apabila orang tersebut memiliki kenangan buruk dengan orang tersebut, dan sepertinya itu lah yang terjadi pada Cormoran Strike, ada orang pernah di kenalnya ingin menghancurkan reputasi ditektifnya apabila dia tidak berhasil mengetahui siapa orang mengirim paket tersebut.

Ketika dia tahu bahwa isi paketnya merupakan tungkai yang di mutilasi serta ada sebuah notes yang berisi lirik lagu dari band yang sangat dikenal Strike ketika dia kecil, langsung otaknya secara cepat memunculkan tiga nama yang mencurigakan yang memiliki kecendrungan ke arah tersebut, yang pertama adalah Noel Brockbank yang menyalahkan Cormoran Strike berkat invetigasinya yang menyebutkan dia seorang pedofil sehingga dia di keluarkan dari angkatan darat. Dan nama yang kedua muncul di kepalanya adalah Daniel Laing seorang anggota angkata darat yang pernah berduel dengan Strike, dan pernah di investigasi oleh Strike karena kasus penyiksaan dan kekerasan kepada istri dan anaknya. Dan nama terakhir yang muncul dan sangat berbekas di hatinya adalah Jeff Whittaker yaitu ayah tirinya, kenapa Strike tidak bisa melepaskan nama Whittaker karena dia sangat meyakini bahwa laki-laki tersebut yang membunuh ibunya dengan tingkah lakunya yang bengis.

Konflik semakin lama semakin sulit di pecahkan karena selain di buru waktu, sang pembunuh misterius terus melakukan pembunuhan dan mutilasi dengan munculnya korban-korban baru, dan bisnis ditektif Strike semakin tidak di percaya dengan adanya kasus yang mengaitkan namanya dan belum juga terpecahkan, selain itu sang partner Robin yang sedang sibuk menyiapkan pernikahan dengan tunangannya yang semakin membuat nya depresi ketika sebuah kebeneran tentang sang tunangannya, yang semakin membuat perhatian Robin terpecah bela dan keadaan tersebut ternyata sangat dinanti oleh sang pembunuh misterius karena dia sangat ingin menghancurkan Strike dengan menjadikan Robin salah satu korbannya.

Dan satu lagi misteri yang akan terungkap pada novel ketiga ini adalah hubungan antara Strike dan Shanker, Shanker yang mana merupakan seorang pengedar narkoba yang selalu bisa menyediakan informasi yang dibutuhkan Strike, saya sempat heran ketika pada cerita sebelumnya hubungan mereka sangat dekat padahal Strike merupakan seorang angkatan darat dan Shanker seorang pengedar narkoba, nah pada novel ini semua terjawab.

Wow kan plot ceritanya, saya saja hanya membutuhkan waktu tidak sampai seminggu untuk menyelesaikannya walaupun novel ini agak tebal, karena alurnya sangat cepat dan selalu memiliki kejutan di setiap chapternya, jadi sangat sulit untuk tidak mencari tahu sampai selesai jawabanya.

Mini Review

Jujur saya sangat menikmati Career Of Evil dari cerita dan konflik yang muncul membuat kita selalu ingin tahu kelanjutannya, dan tidak ingin berhenti. Walaupaun saya sudah dapat menduga pelakunya tetapi saya tidak mengetahui kaitannya dan ternyata plot akhir nya cukup mencengangkan saya.

Jadi bagi kalian pencinta cerita ditektif yang seru di masa kini, dan cara kerja nya mendekati penyelidikan diktektif di dunia nyata, petualangan Cormoran Strike sangat saya rekomendasikan.

Selamat membaca, salam Strike!

2 thoughts on “[Book Review] Career Of Evil By Roberth Galbraith

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s