[Serial Review] The Good Doctor

Ada yang pernah melihat potongan video seorang dokter muda yang agak aneh menyelamatkan seorang anak kecil karena tertimpa papan iklan jatuh di sebuah bandara? Entah di facebook atau social media yang lain, nah ternyata petongan tersebut berasal dari sebuah serial The Good Doctor.

The Good Doctor

The Good Doctor merupakan serial yang kata teman saya merupakan adaptasi dari drakor dengan judul yang sama, walaupun saya juga belum pernah menonton versi koreanya karena memang saya bukan pencinta drakor. The Good Doctor menceritakan kisah seorang dokter muda yang autis bernama Shaun Murphy (Freddie Highmore) dan baru saja memulai karirnya sebagai dokter bedah di rumah sakit ternama San Jose St. Bonaventure.

Dengan kondisinya yang autis ternyata justru membuat Shaun memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh dokter bedah pada umumnya yaitu melihat perubahan secara detail dan dapat mengdiagnosa sebuah penyakit dengan lebih tajam, tetapi tetap saja sebagai seorang autis walaupun memiliki kegeniusan yang tinggi tetapi tidak dapat menutupi kekurangannya dalam sisi sosial, mulai dari cara mengungkapkan diagnosa kepada pasien, bagaimana dia berhubungan dengan rekan dokter yang lain, dan bahkan dengan tetangga apartemenya yang terkadang saya gemas melihat tingkahnya.

Dokter Shaun Murphy selalu tidak bisa lepas dari masa lalunya yang kelam dan selalu membayangi setiap langkahnya, diceritakan bahwa dia mengalami kekerasan anak dari orang tuanya tetapi hal tersebut selalu dapat di laluinya melalui bantuan kakak laki-lakinya dan mereka memutuskan untuk hidup mandiri dan kabur dari rumah akibat perlakuan orang tuanya, tetapi keputusan tersebut ternyata membuat Shaun kehilangan kakaknya untuk selamanya karena terjatuh ketika bermain dan tidak bisa di selamatkan, mulai detik tersebutlah dia memutuskan untuk menjadi dokter dan tidak ingin lagi menyaksikan sesorang kehilangan nyawanya di depan matanya.

Pada serial ini tidak hanya memfokuskan pada kehidupan Shaun saja tetapi banyak konflik yang di ceritakan oleh serial ini, seperti bagaimana dokter harus menghadapi pasien yang tidak disukainnya, bagaimana persaingan antara dokter, bagaimana sebuah keputusan besar di ambil dalam sebuah rumah sakit, dan saya baru tahu bahwa rumah sakit ternyata organisasi yang sangat rumit dan konpleks karena selalu dihadapkan dengan kehidupan banyak orang.

Mini Review

Serial ini menyajikan sesuatu yang berbeda dalama drama di dunia kedokteran, walaupun serial ini merupakan hasil adaptasi dari drakor tetapi pastinya serial ini memberikan sesuatu yang berbeda dan menyegarkan agar tetap mendapatkan minat dari para penontonnya.

Dan pada serial ini saya mengerti bahwa kehidupan seorang autis itu amatlah sangat berat, dan terkadang tempramennya yang tidak bisa terkendali membuat orang di sekitarnya frustasi, saya sangat salut dan bangga kepada orang tua yang tetap sabar merawat dan menjaga anaknya yang memiliki keadaan autis, tidak ada kata yang pantas untuk menggambarkan rasa bangga tersebut.

Ps: semua gambar berasal dari account twiter resmi The Good Doctor.

2 thoughts on “[Serial Review] The Good Doctor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s