[Book Review] Dunia Sophie By Jostein Gaarder

Ada yang pernah membaca tentang filsafat? Atau memang mempelajarinya? Nah bagi yang belum pernah seperti saya atau bagi yang hanya pernah mendengar bahwa ilmu filsafat dapat membawa kita kedalam pemikiran yang dapat membuat kita tidak mempercayai Tuhan, ternyata ilmu filsafat tidak seperti itu, filsafat lebih membuat kita untuk berfikir lebih kritis dan cendrung berfikir logik terhadap kehidupan yang kita jalani dan cukup banyak filosof yang mempercayai keberadaan Tuhan.

Dunia Sophie merupakan novel filsafat, yang pertama kali cetak pada tahun 1991, berhubung waktu itu saya masih TK (ups ketahuan deh generasi sebelum masehi), jadi saya baru baca novel nya sekarang. Apa sih novel filsafat? Jadi novel ini tidak hanya mengisahkan sebuah cerita tetapi juga menyelipkan tentang sejarah filsafat dan perkembangan filsafat dari masa ke masa dan tentunya menceritakan para filosof yang sangat mempengaruhi perkembangan kehidupan kita pada sekarang ini.

Dunia Sophie bercerita tentang gadis berumur 14 tahun bernama Sophie, kehidupan Sophie berjalan normal seperti gadis seusia nya sampai suatu ketika dia mendapatkan surat misterius dari seseorang yang tidak dikenal di kotak suratnya rumahnya, dengan alamat yang di tujukan ke dirinya dan hanya berisi secarik kertas yang bertuliskan Siapakah Kamu?  , hanya dua kata tersebut, tidak ada kata lain. Keesokan harinya Sophie yang penasaran dengan surat misterius yang di tujukan kepadanya mendapatkan kembali surat susulan yang berisi Dari mana datang dunia? .

Dari hari ke hari surat terus berdatangan tanpa Sophie tahu siapakah orang yang mengirimkannya, tetapi bukan berarti Sophie tidak senang dengan isi surat tersebut, melainkan Sophie sangat antusias dengan isi cerita tentang filsafat pada guru filsafatnya tersebut. Sophie merasa semakin tertarik pada filsafat sebab dia dapat mengikuti semua gagasan dengan menggunakan akal sehatnya sendiri tanpa harus mengingat segala sesuatu yang telah dipelajarinya di sekolah.

Filosof adalah seseorang yang mengakui bahwa ada banyak hal yang tidak di pahaminya, dan dia merasa terganggu karenanya. Ada berbagai macam pemikiran atau aliran bagi sang filosof mulai dari Democritus yang percaya bahwa alam terdiri dari atom-atom yang jumlahnya tak terhingga dan beragam, dan dia merupakan filosof alam besar yang terakhir. Lalu ada pendiri pengobatan yunani yaitu Hipocrates yang mengungkapkan pelindung paling penting untuk melawan penyakit adalah sikap tidak berlebihan dan cara hidup yang sehat.

Bahkan tokoh seperti Socrates di jabarkan pemikirannya secara lengkap dan merupakan salah satu filosof terbesar dunia, dan ketika dia  meninggal, muncul lah para penerusnya seperti Plato yang menjelaskan gagasannya yaitu dunia indra (pengetahuan dengan menggunakan lima indra kita) dan dunia ide (pengetahuan sejati dengan menggunakan akal kita).

Filosof dan ilmuwan mempunyai ikatan yang erat, karena pemikiran mereka saling terkait dan melakukan pembenaran tentang gagasan terdahulu, seperti halnya Aristoteles yang membuktikan kesalahan teori ide Plato, dan dia merupakan seorang organisator yang teliti yang ingin menjernihkan konsep-konsep kita, sesungguhnya dialah yang mendirikan ilmu logika.

Masih banyak lagi tokoh-tokoh filsafat, ilmuwan, dan seniman yang di ceritakan, tidak luput juga sejarah perkembangan ilmu filsafat yang ikut dijabarkan oleh Jostein Gaarder dengan sangat mudah untuk di mengerti, bagi yang pernah berfikir bahwa membaca buku filsafat sangat menyulitkan, tidak berlaku di novel ini, sang penulis berhasil mengmemas ilmu filsafat yang mudah di pelajari dan menarik untuk di ikuti hanya dalam sebuah novel.

Dan yang menarik dari novel ini adalah ketika Sophie bertemu dengan sang guru filsafat misteriusnya dan mereka berdua seperti hidup di dalam pemikiran seseorang dan berusaha untuk keluar dari pemikiran orang tersebut. Ya namanya juga novel filsafat, kita di ajak sedikit berfikir karena plot twistnya itu bener-bener nggak terlintas sama sekali di kepala saya.

My Favorite Parts

“Orang yang tidak dapat mengambil perlajaran dari masa tiga ribu tahun, hidup tanpa memanfaatkan akalnya”

“Orang yang paling bijaksana adalah orang yang mengetahui bahwa dia tidak tahu”

“Manusia adalah binatang yang berfikir, jika ibu tidak berfikir, ibu bukan manusia sungguhan”

“Hidup itu memang menyedihkan dan serius. Kita dibiarkan memasuki dunia yang indah, kita bertemu satu sama lain di sini, saling menyapa dan berkenalan bersama sejenak. Lalu, kita saling kehilangan dan lenyap dengan cara yang sama mendadaknya dan sama tidak masuk akalnya seperti kita datang.”

“Semakin besar usaha kita untuk melupakan sesuatu, semakin banyak kita memikirkannya secara tidak sadar.”

Selamat membaca para pembaca!



 

 

Advertisements

12 thoughts on “[Book Review] Dunia Sophie By Jostein Gaarder

  1. Saya sudah baca Buku ini dalam 2 versi bahasa, English dan Bahasa Indonesia. Jujur penjelasan lebih simple tentang Filsafat di Buku ada di versi Inggris. Versi Bahasa Indonesia sangat filosofis dan hampir seperti buku teks kelas. :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s