[Movie Review] Thor Ragnarok 2017

Bagi yang sepanjang pekan minggu kemarin mukanya murung, tidak bersemangat, lesuh, dan kurang tawa, segeralah menonton Thor Ragnarok di jamin rahang kalian akan naik turun sepanjang film seperti mainan pajangan di dashboard mobil, karena film ini benar-benar di kemas dengan cara yang berbeda, dan kadar lucu nya sangatlah tinggi.

Thor Ragnarok

Sopiler Alert!

Sipnopis:

Plot cerita Thor Ragnarok tidak terlalu wah, yaitu perebutan tahta di antara anggota keluarga Odin hampir sama seperti Game of Thrones bahkan lebih rumit perebutan tahta di GOT. Putri pertama Odin yang bernama Hela yang selama ini di sembunyikan dari sejarah keluarga Odin yang di juluki dewa kematian, dan selama ini di asingkan kembali ke Asgard untuk merebut tahta.

Thor beserta saudara nya Loki yang sedang mencari bapake si Odin, di bantu oleh Dr Strange yang menjadi cameo di film ini, di saat reuni Odin, Thor, Loki barulah di situ kedua laki-laki bersaudara tersebut tahu bahwa mereka memiliki kakak perempuan yang sangat ambisius dan kejam.

Dan setelah kematian Odin, Thor dan Loki di pertemukan dengan kakak perempuannya Hela yang datang entah dari mana, dan saat momen tersebut Palu andalan Thor hancur tanpa bekas hanya dengan sekali genggam oleh Hela, Lalu Loki memutuskan untuk membawa Thor kabur dari Hela yang menurutnya mempunyai kekuatan yang mengerikan. Dan di saat mereka berdua di kejar Hela, Thor terdampar di planet asing, sedangkan Loki entah kemana.

Di planet asing tersebut, Thor di menjadi tahanan seorang wanita dan menjualnya sebagai petarung kepada Grandmaster yang menjadi penguasa di planet tersebut. Disaat menjadi gladiator tersebut Thor di pertemukan dengan Hulk yang menjadi musuh bertarungnya yang merupakan juara bertahan di arena galdiator tersebut.

Hulk yang pada film avanger sebelumnya mengasingkan diri dengan pesawatnya, dan ternyata malah terdampar di planet asing milik Grandmaster, sangat-sangat kebetulan.

Dan tak di sangka tak di nyana, wanita yang menjual Thor kepada Grandmaster adalah seorang Valkyrie, yaitu pasukan elite wanita Asgard, dan dia merupakan satu-satunya yang masih hidup ketika semua pasukan Valkyrie di tugaskan untuk membunuh Hela.

Di Arena tersebut Thor tidak hanya bertemu dengan Hulk dan Valkyrie, melainkan dia bertemu dengan Loki yang ternyata bersahabat dengan Grandmaster dan dia tidak mengakui kedekatannya dengan Thor. Lalu Thor berusaha untuk dapat menyatukan mereka(Hulk, Valkyrie, Loki)  untuk menyelamatkan Asgard dari kudeta yang di lakukan Hela.

Segini aja yah sopilernya sisanya nonton langsung saja di bioskop.

Mini Review:

Saat pertama nonton beberapa menit saja sudah langsung di buat tertawa di beberapa adegan, makin ke tengah ketawa makin parah, dan mendekati akhir, kok makin banyak lucu nya, benar-benar tidak di kasih commercial break untuk nggak ketawa, ini kali pertama film Marvel yang unsur lucu nya banyak sekali, seperti nonton film komedi, dan tidak terasa bahwa ini film superhero. Bahkan film Guardian of Galaxy yang menurut saya sudah banyak lucunya dan pas porsinya, masih kalah jauh porsi lucunya dengan film Thor Ragnarok ini.

Di film ini semua image (jaim, berwibawa, berkarisma) Thor di film terdahulu hilang seketika, Thor yang dahulu bukanlah Thor yang sekarang, kaya lagu nih. Di sini Thor benar-benar menjadi periang dan suka bercanda bahkan potongan rambutnya sudah tidak gondes(gondrong desa) lagi lebih seperti anak muda jaman now, dan bahkan Image Hulk yang selama ini disandangnya yaitu merupakan mahluk yang seram dan penuh amarah, di sini malah bercanda terus, silahkan kalian bayangkan si mahluk hijau besar berotot trus ngelawak, satu studio ngakak semua ketika melihat polahnya.

Secara visual efek menurut saya Thor Ragnarok sangat biasa, malah bisa di bilang jauh di bawah bila di bandingkan film-film marvel yang lain, seperti pada adegan pertemuan Odin, Thor, dan Loki, disitu terlihat sekali bohongannya bahkan mata penonton biasa seperti saya saja langsung melihat pemandangan disitu hanya bohongan semata, apa karena budget untuk aktor nya yang sudah terlampau mahal sehingga teknologi visual efek nya di nomor duakan, saya juga tidak tahu.

Mau tau biang kerok yang merubah image film superhero yang serius menjadi sangat lucu, ini nih orangnya Taika Waititi.

Marvel benar-benar memberi kebebasan kepada Taika sehingga dapat merombak bahkan menurut saya belebihan kadar lucu nya untuk ukuran film superhero, tapi apabila tujuannya menghibur, sangat-sangat berhasil menghibur saya.

Jadi bagi yang ingin tertawa lepas, dan mencari film yang benar-benar menghibur, buruan deh nonton Thor Ragnarok, di jamin ngakak dari detik pertama sampai tetes terakhir.

Selamat menonton semua !

Advertisements

8 thoughts on “[Movie Review] Thor Ragnarok 2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s