[Book Review] Crooked House by Agatha Christie


Sudah lama rasanya tidak membaca novel misteri pembunuhan, dan ketika punya kesempatan berkeliling di jajaran ribuan novel fiksi di toko buku, mata saya langsung tertarik untuk membaca  salah satu karya Agatha Christie kembali, tetapi kali ini bukan petualangan detektif Hercule Poirot, melainkan sebuah kasus pembunuhan seorang kakek yang tinggal bersama anak dan cucunya.

Crooked House by Agatha Christie

Sinopsis

Semua berawal ketika seorang pria bernama Charles yang jatuh hati dengan wanita bernama Sophia. Charles berniat untuk menikah dengan Sophia ketika masa tugasnya selesai dari wajib militer di saat perang dunia. Setelah beberapa tahun berlalu Charles kembali ke kotanya untuk segera melamar Sophia, tetapi ternyata keadaan keluarga Sophia tidak merestui niat tulus Charles karena Kakek Sophia di temukan meninggal dan kemungkinan besar penyebab kematiannya adalah  sengaja dibunuh dengan racun.

Sophia berujar kepada Charles, selama kasus ini belum terselesaikan maka dia tidak dapat menerima niat baik Charles untuk menikahinya, karena dia merasa tidak dapat hidup bahagia dalam pernikahannya dengan selalu di hantui kasus pembunuhan yang belum terungkap. Sophia meminta bantuan Charles untuk dapat berkunjung ke rumah kakek nya dan mecoba melihat melalui sudut pandang orang luar yang tidak ada keberpihakan dengan anggota keluarga nya.

Ayah Charles yang merupakan seorang anggota kepolisian yang menangani kasus pembunuhan tersebut memberikan ruang lebih untuk Charles untuk menguak motif apa yang sebenarnya mendalangi pembunuhan Mr Leonides  yang merupakan kakek kekasih nya yang sudah berumur dan memiliki kekayaan luar biasa.

Mr Leonides tinggal bersama seluruh anggota keluarga nya, mulai dari istri kedua nya Brenda yang rentang umur nya terpaut sangat jauh dan selalu suka dengan kehidupan yang glamor, dia di gosip kan memiliki hubungan dengan pengajar dari cucunya Laurence Brown. Di bagian bangunan lain juga ada adik ipar Mr Leonides dari istri pertamanya yaitu Edith de Haviland yang tinggal di rumah tersebut karena merasa memiliki tanggung jawab untuk membesarkan anak dari kakak nya yang sudah meninggal. Mr Leonides memiliki dua putra, anak pertamanya Roger yang selalu merasa hidupnya sudah di tentukan oleh ayahnya untuk meneruskan bisnis keluarganya walaupun tidak memiliki kemampuan seperti ayahnya dan  istrinya Clemency  yang merupakan wanita pintar yang tidak terlalu tertarik dengan harta dan tidak suka dengan pemikiran licik Mr leonides. Di bagian rumah yang lain, tinggal keluarga anak kedua Mr Leonides yaitu Phillip yang senang menyendiri dengan buku-buku sejarah dan memiliki rasa iri dengan perlakuan Ayahnya ke Roger kakaknya, Magda istri Philip merupakan aktris yang selalu mendramatisir keadaan dan selalu mencoba membuat panggung sendiri di kehidupannya, dan mereka memiliki tiga anak, Shopia merupakan wanita yang memiliki kepintaran dan ketajaman pikiran seperti Mr Leonides, Eustice yang memiliki kepintaran tetapi selalu di penuhi dengan ketidakpuasan dari setiap keputusan kakeknya, dan Josephine anak perempuan yang diwarisi kelicikan dan wajah kurang menarik seperti kakeknya dan selalu tertarik dengan cerita-cerita detektif .

Charles mencoba berinteraksi dengan semua penghuni rumah untuk mengetahui kepribadian dari masing-masing penghuninya dan mencoba menghubungkan setiap fakta yang dia temukan. Setiap anggota keluarga memiliki kepribadian yang aneh dan makin membingungkan Charles untuk mencari siapa pembunuh sebenarnya.”

Pemikiran alam bawah sadar saya :

Saat mulai membaca alur cerita misteri pembunuhan ini, cerita nya langsung dapat menghipnotis saya untuk dapat terus-menerus membaca, dan setiap karakter yang ada pada novel ini sangat berhasil menggelitik saya sebagai pembaca awam menebak-nebak pelaku pembunuhan, yang hasilnya selalu zonk :)) , selalu salah tebak pembunuh nya .

Agatha Christie selalu berhasil menipu saya dengan twist plot nya, karena selalu membuat dugaan saya salah, tetapi sayangnya saya selalu ketagihan untuk di tipu-tipu oleh twist nya hahaha.

Bagian favorit saya:

Keluarga kami memang aneh…..Banyak anggota keluarga kami yang punya sifat kejam. Kekejaman yang berbeda-beda. Itulah yang menggelisahkan. Perbedaan-perbedaan itu.

Sering kali memang terjadi bahwa dalam keluarga ada seorang yang “tidak beres”.

Review final saya:

Tokoh : ☕☕☕☕☕

Alur : ☕☕☕☕

Latar : ☕☕☕☕☕

Sudut Pandang : ☕☕☕

Terima kasih telah membaca!

Advertisements

4 thoughts on “[Book Review] Crooked House by Agatha Christie

  1. hehehe….. saya kalau masalah membaca kurang suka, karena saya sudah mual banget kalau baca novel abisnya panjang dan bikin saya penasaran. makanya lebih baik saya gak baca deh hehehe….

  2. Aku tuh paling sukaaa banget novel detektif, pembunuhan, yg semodel ama ini. Novel detektif kosasih gozali karangan s mara gd, novel misteri sandra brown, sidney sheldon, Ato bukunya marry higgins clark, tapi ntah kenapa agatha cristie sampe skr baru baca 2 novelnya :D. Yg kemarin aku baca big four, dan yg skr pembunuhan di kereta orient express. Lumayan suka sih, tp blm bikin aku sampe ga bisa lepas sebelum ceritanya tamat kyk buku2 lainnya.

    Coba ntr aku cari lbh bnyk karangan agatha ini kali yaa 🙂 . Biar lama2 jd suka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s