Tetap tenang di usia 30

30 tahun yang lalu saya di lahirkan oleh ibu saya ke dunia yang fana ini. Setiap orang pasti memiliki keresahannya masing-masing ketika umurnya bertambah tua, ada yang resah karena tetap jomblo di usia yang menua, ada yang resah belum di ajak nikah oleh pacarnya, ada yang resah belum memiliki anak dari pernikahannya, ada yang resah tentang biaya sekolah anaknya, ada yang resah belum memiliki rumah idaman…. dan masih berjuta-juta keresahan yang bisa di rasakan oleh setiap orang ketika mereka sudah bertambah usia terlebih sudah menginjakkan kaki di usia 30, tetapi menurut saya semua keresahan tersebut janganlah di jadikan beban hidup, karena masih banyak hal-hal yang lebih penting untuk dilakukan dalam hidup daripada hanya memikirkan keresahan tersebut.

Pertama, cobalah mengingat kembali hal apa saja yang sudah kita capai sebelum umur 30, yang kemungkinan masih banyak orang di luar sana masih mengejarnya dan kita sudah bisa meraihnya sebelum umur 30. Kalau saya….hmmmm…saya sudah menikah di umur 25 karena desakan pacar yang sekarang menjadi istri saya hehe…terima kasih untuk itu, saya sudah dikaruniai dua putri cantik, saya sudah memiliki rumah walaupun tidak besar paling tidak cukup nyaman untuk keluarga mungil kami, saya sudah mencoba membahagiakan kedua orang tua saya walaupun belum sebanding dengan kebahagiaan yang mereka berikan ke saya. Bagaimana dengan kalian apa saja yang sudah kalian capai sebelum umur 30?

Kedua, apabila usia menginjak 30  sudah pasti kebugaran dan fisik berbeda dengan usia 20, seperti rambut putih yang mulai berkembangbiak di kepala, bahkan hanya untuk menaiki tangga saja terkadang kita harus menarik nafas dalam-dalam. Mulailah berolahraga yang mudah seperti bersepeda, lari atau paling tidak perbanyak jalan agar kebugaran tetap terjaga, tentu saja di barengi dengan makanan dan gaya hidup yang sehat, seperti perbanyak konsumsi buah dan kurangi tidur malam, di jamin muka kalian jadi lebih segar seperti sayuran di pasar.

Ketiga, jangan pernah berhenti mencoba hal baru walaupun terkadang hal tersebut sesuatu yang mustahil menurutmu, just try it. Karena menurut saya zona nyaman hanya akan membunuhmu secara perlahan, jadi cobalah pengalaman baru yang mungkin saja sesuai dengan passion kalian. Saya sudah mencoba beberapa hal baru seperti menulis di blog, menggambar sketch, dan membaca buku atau novel yang sebelumnya tidak pernah saya pernah lakukan. Kalian sudah mencoba hal baru apa?

Keempat, di usia 30 terkadang kita hanya memikirkan kesiapan kita untuk menghadapi perubahan dunia, entah merencanakan keuangan, sekolah anak, renovasi rumah, gadget baru, atau kendaraan baru. Bagaimana dengan kesiapan kita untuk dunia akhirat? Sudahkah kita membenahi ibadah kita? Saya pun sampai sekarang masih mencoba membenahi ibadah saya, mulai lagi belajar agama islam secara rutin dengan ustad yang dapat membimbing saya, mencoba tidak meninggalkan kewajiban saya sebagai muslim karena ketika di usia 20 sholat pun terkadang saya masih bolong sana sini. Sudahkan kalian mempersiapkan kehidupan akhirat?

Kelima, terima kasih untuk kedua orang tua saya yang sudah memberikan kehidupan yang sangat layak, cintanya, dan pengorbanannya pada diri saya, terima kasih kepada istri saya tercinta yang sudah memberanikan dirinya untuk menjalani hidupnya dengan saya dan selalu menerima segala kekurangan saya dan selalu bisa menyuntikan semangat kepada saya 😘. Terima kasih kepada semua saudara dan teman-teman yang sudah menemani saya sampai di usia 30. 

Terima kasih semua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s